GIDO, NIAS – Semangat kebersamaan dan keberagaman terpancar jelas di halaman Puskesmas Hiliweto Gido, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias. Pada Kamis (09/04/2026), keluarga besar Puskesmas Hiliweto Gido menyelenggarakan perayaan ganda, yakni Halalbihalal Idulfitri 1447 H sekaligus Perayaan Paskah Tahun 2026 secara bersamaan.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita ini mengusung tema: "Sucikan Hati, Pererat Silaturahmi, Tingkatkan Profesionalisme dalam Pelayanan."
Dalam ceramah singkatnya, Ustad Elyas Malik Harefa, S.Pd., menekankan pentingnya merawat rasa persaudaraan. Beliau mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa mengimplementasikan kasih kepada sesama dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam lingkungan kerja.
Apresiasi juga datang dari pihak kepolisian. Aipda Aris Bate’e, yang mewakili undangan, menyebut kolaborasi dua hari besar keagamaan ini sebagai cerminan nyata dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
"Ini adalah bentuk nyata persatuan. Kami sangat menyambut baik inovasi kegiatan gabungan ini dan berharap tradisi positif seperti ini terus dilanjutkan di masa mendatang," ujarnya.
Kepala Puskesmas Hiliweto Gido, Antonius S. Zai, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari implementasi toleransi beragama di lingkungan internal pegawai. Ia berharap momentum ini menjadi pemicu semangat baru bagi seluruh staf.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, empati, dan integritas yang lebih kuat dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat," tegas Antonius.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang P2KB Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Nias, Kharisma Zai, SST., M.Kes, yang hadir mewakili Kepala Dinas, memberikan apresiasi tinggi. Ia berpesan agar nilai-nilai baik dari kegiatan ini diterjemahkan ke dalam tindakan nyata saat melayani pasien.
"Jangan berhenti pada acara seremonial semata. Esensi dari kesucian hati dan kasih harus terpancar dalam kualitas pelayanan di Puskesmas Hiliweto Gido," pesan Kharisma.
Suasana semakin meriah dengan berbagai rangkaian acara hiburan yang dibawakan oleh para pegawai, mulai dari penampilan vocal group, tarian daerah, hingga berbagai permainan (games) yang mengundang tawa.
Sebagai simbol kerukunan dan rasa kekeluargaan, acara ditutup dengan tradisi tukar kado antar sesama pegawai. Senyum sukacita tampak menghiasi wajah seluruh staf, menandai berakhirnya acara yang mempererat tali kasih di lingkungan kerja tersebut.