Dukung Ketahanan Pangan Nasional, PMI Kabupaten Nias Gelar Panen Perdana Jagung Manis di Idanogawo

Gambar Berita

Penulis : Admin

Tanggal : Selasa, 07 April 2026


Dukung Ketahanan Pangan Nasional, PMI Kabupaten Nias Gelar Panen Perdana Jagung Manis di Idanogawo
KABUPATEN NIAS – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nias secara resmi melaksanakan panen perdana jagung manis di lahan percontohan Desa Otalua, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias, Selasa (07/04/2026). Langkah ini merupakan aksi nyata PMI dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional melalui pemberdayaan lahan produktif.
Kegiatan panen dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Nias, Antonius S. Zai, didampingi oleh Sekretaris PMI Viktor Y. Laoli, S.Pt., M.PT, Kepala Markas dr. Vincensius K. Zai, Kabid Kominfo Joni F. Ndraha, S.Kom, serta jajaran pengurus dan relawan PMI lainnya.
Kebun jagung seluas kurang lebih 2 hektar ini telah dikelola sejak Januari 2026 di bawah koordinasi Bidang Kewirausahaan PMI Kabupaten Nias. Proses pemanenan direncanakan akan dilakukan secara bertahap untuk menjaga ketersediaan stok di pasar lokal.

Antonius S. Zai (Ketua PMI Kabupaten Nias):
"Hari ini kita membuktikan bahwa PMI tidak hanya bergerak di bidang kemanusiaan dan donor darah, tetapi juga hadir dalam penguatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat. Panen perdana ini adalah hasil kerja keras seluruh tim sejak awal tahun. Kami berharap inisiatif ini menjadi stimulus bagi masyarakat Kabupaten Nias untuk mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif demi kesejahteraan bersama."

Eka K. Zai, S.Pd (Kabid Kewirausahaan PMI Kabupaten Nias):
"Program ini merupakan bagian dari strategi kemandirian organisasi melalui unit kewirausahaan. Sejak penanaman pada Januari lalu, kami melakukan pendampingan intensif agar kualitas jagung manis yang dihasilkan memenuhi standar pasar. Dengan luas lahan 2 hektar, kami akan mengatur jadwal panen bertahap agar distribusi ke konsumen tetap stabil dan segar."

Eli Yuniarti (Masyarakat / Konsumen):
"Jagung manis hasil kebun PMI ini kualitasnya sangat bagus, bulirnya penuh dan rasanya sangat manis. Kami sebagai warga merasa terbantu karena bisa mendapatkan produk pangan segar langsung dari kebunnya di daerah kita sendiri. Harganya pun sangat terjangkau dibanding harus menunggu pasokan dari luar daerah."