NIAS – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nias resmi mengoperasikan teknologi pemeriksaan Chemiluminescence Immunoassay (CLIA) untuk pengujian Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD). Dalam upaya meningkatkan jaminan keamanan darah serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), PMI Kabupaten Nias bekerja sama dengan tim trainer PT Multimedilab Karyamandiri menggelar Pelatihan Alat Pemeriksaan IMLTD berbasis metode CLIA tersebut.
Pelatihan intensif ini berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa (4/8/2026) hingga Kamis (6/8/2026), bertempat di Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Nias. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pegawai UDD PMI Kabupaten Nias, yaitu Arief Hulu, Arsy Mendrofa, Jefray Harefa, Des Kristina, dan Icca Lase.
Kepala UDD PMI Kabupaten Nias, dr. Alvin Halawa, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan pengurus PMI Kabupaten Nias dalam memperkuat kapasitas laboratorium dan SDM teknis.
"Kami menyambut hangat pelaksanaan kegiatan ini dan mengapresiasi langkah nyata pengurus PMI Kabupaten Nias yang terus mendorong peningkatan kapasitas SDM serta fasilitas laboratorium UDD," ungkap dr. Alvin Halawa.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan PMI Kabupaten Nias, dr. Vincensius Kurniawan Zai, yang mengkoordinir langsung kegiatan pelatihan menegaskan fokus utama dari penerapan teknologi baru ini.
"Pelatihan ini merupakan wujud komitmen penuh dalam mengembangkan pengetahuan serta keterampilan staf teknis UDD. Hadirnya alat pemeriksaan berteknologi CLIA ini diharapkan dapat memberikan jaminan mutlak terhadap keamanan darah yang akan ditransfusikan kepada pasien," tegas dr. Vincensius Kurniawan Zai.
Dukungan teknis juga disampaikan oleh Pimpinan Teknisi PT Multimedilab Karyamandiri, Fauzan, yang hadir memimpin langsung tim trainer selama masa pelatihan.
"Kami mendukung penuh program pelatihan ini dan sangat mengapresiasi langkah progresif PMI Kabupaten Nias dalam memodernisasi peralatan medis demi menjaga standar mutu serta keamanan pemeriksaan darah," ujar Fauzan.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Nias, Antonius S. Zai, menegaskan arah kebijakan pengurus PMI Kabupaten Nias dalam memajukan pelayanan kesehatan masyarakat di Kepulauan Nias.
"Jajaran pengurus PMI Kabupaten Nias akan terus berjuang meningkatkan kualitas pelayanan donor darah di Kepulauan Nias, baik dari segi peningkatan kompetensi SDM maupun kelengkapan sarana dan prasarana medis yang modern," pungkas Antonius S. Zai.
Pengoperasian Alat Pemeriksaan IMLTD metode CLIA ini menjadi catatan sejarah baru bagi pelayanan kesehatan setempat, lantaran alat berteknologi tinggi ini merupakan yang pertama kali beroperasi di wilayah Kepulauan Nias.